Shouldn't be copied without permission!! please don't be a plagiat!!

Minggu, 05 Agustus 2012

kekasih 96 jam

aku saskia wibisono.
seorang staff finance disebuah perusahaan swasta.
aku kost dibilangan kemang jakarta selatan, dan aku harus menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam untuk sampai ke kantor ku yg berada di jl.jendral sudirman jakarta pusat.
aku baru 3 bulan bekerja dikantorku setelah lulus SMA. aku tergolong anak yg pendiam, untuk bertemanpun terkadang susah apalagi untuk pacaran, hmmm belum pernah.
senin pagi waktu itu...
arrrrrrggghhh lagi lagi aku kesiangan, masuk kerja jam 9 dan sekarang jam 8? nice aku baru bangun.
tanpa mandi hanya cuci muka aku terburu-buru pergi kekantor dan hanya berharap semoga tidak macet, aku harap....
***
aku naik angkutan umum,entahlah apa namanya mungkin mayasari atau patas atau kopaja entahlah ga ngerti.
tak hentinya aku melihat jam, lagi, lagi, dan lagi dan ya Tuhan macetnya, inilah jakarta penuh dengan kemacetan.
pria yg duduk disampingku pun terlihat panik dan sesekali melihat jam sembari berbicara melalui telepon "ok ok tunggu sebentar saya sedang dalam perjalanan menuju kantor" sedikitnya itu yg aku dengar dari percakapannya melalui telepon seluler.
pria itu.. hmmm.. tampan dan terlihat sama sepertiku, mungkin dia staff disebuah perusahaan juga tapi ga tau juga, aku kan ga nanya. tak lama kemudian pria itu turun dari bus yg kita naiki.
tak berselang lama akupun turun dan harus melanjutkan perjalananku.
aku naik kwk dan waktu sudah menunjukan pukul yaa jam 9 kurang 15 menit lah kira-kira.
ternyata didalam kwk itu....
"loh, mba yg tadi kan? yg tadi di bus itu kan?"
"eh iya mas"
"kerja dimana mba?"
"di jendral sudirman, mas sendiri dimana?"
 "saya di mt.haryono, kesiangan ya mba? "
"hehe iya nih, mas juga ya?"
"iya, oiya mba sebentar lagi saya turun, mba turun juga ngga?" 
"ngga mas , saya nanti didepan"
"oh gitu, kita tukeran nomer hp ya mba, siapa tau nanti bisa sharing-sharing gitu, hehe "
" ok 0812xxx"
"makasih mba, duluan ya"
aku hanya terdiam dan berpikir kenapa aku kasih nomerku ke dia, kalau dia jahat gimana atau kalau dia teroris, penculik atau perampok??ah yasudahlah, mudah-mudahan ga kenapa-kenapa, aminn.
tepat jam setengah 10 aku tiba dikantor.
***
 "mba saskia telat lagi? aduh mba ada bos tuh diomelin deh kamu mba!"
"iya nih farah, aku td kena macet niiiihhhh"
"ya udah mba masuk gih, sebelum di liat bos"
"oke, makasih yaa"  
sambil melirik farah resepsionis di tempatku bekerja, buru-buru kuletakan jariku di finger print untuk absen dan menuju ruanganku. setumpuk berkas menyambutku di ruangan yang tidak terlalu besar itu. tak langsung bekerja aku pun menarik nafas dalam-dalam dan aku termenung dulu sebentar.
lalu drrrt... getar new message dari hp ku.
siapa ya? kok nomernya tak ku kenal.

From  : 0813xxxxx
To      : 0812xxxxx



Mba ini saya yg tadi diangkot, nama saya gusti
oh, ternyata laki-laki yang td di angkot. akupun mulai mengetik kata demi kata untuk membalas smsnya.
From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx



Iya mas gusti, saya saskia panggil kia aja
drrrt....
From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx


Ok mba kia , nanti pulang kerja ada waktu ngga ? kita makan malem yu
aku mulai membalas lagi
From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx



Ada ko, ok kita ketemu di blok m aja ya
drrrt....
From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx



Ok ,saya tunggu mba

 ***
 "saskia buru-buru amat, tumben"
"eh iya bu ada janji,duluan ya bu"
"iya mari, hati-hati di jalan yaa"
"ia bu, trimakasih" 
dalam perjalananku menuju blok m aku dag dig dug , memang sih aku sudah perhatiin mas gusti dari awal tapi aduh ga tau perasaan ini cinta atau apa.
sampai blok m aku langsung sms mas gusti
From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx


Mas aku udah di blok m nih, aku tunggu di mcd blok m square ya

From  : 0812xxxxx
To      : 0813xxxxx


Ok mba
 aku duduk disalah satu tempat di mcd , ga lama kemudian mas gusti dateng.
"lama ya mba?"
"ah ga , jangan panggil mba ya panggil kia aja"
"iya mba,eh maksudnya kia,kia juga jangan panggil mas panggil gusti aja,udah pesen makanan belom?"
"belom"
"yaudah aku yg pesen ya"
sekitar 5 menit kemudian gusti dateng bawa makanan dan minuman.setelah makan dan ngobrol-ngobrol sekitar jam 9 gusti mengantar aku pulang, ya walaupun naik taksi hehe.
"gusti ga mampir dulu?"
"gausah kia besok aja ,kamu met istirahat ya"
"iya kamu juga"
aku tetap melihat dari kejauhan taksi itu melaju menjauh dari kost ku.
***
selasa pagi
dan betapa terkejutnya aku,ketika aku buka pintu mau berangkat kerja ternyata ...
"pagi cantiiiik,hari ini aku lagi bawa mobil nihh,aku anter yu"
"kamu ngagetin aku aja pagi-pagi,hm ko ga bilang-bilang sih?"
"hehe, kan biar surprise,"
"hm,ok"
selama diperjalanan obrolan-obrolan kecilpun timbul seiring dengan tertawa-tertawa kecil. menurutku gusti itu orangnya lucu dan menyenangkan ,aku nyaman didekat gusti.
waktu pun terasa sangat singkat, tiba-tiba saja sudah sampai kantor.
"makasih ya gusti, aku kerja dulu ya. kamu semangat ya kerjanya"
"sama-sama kia, kamu juga semangat ya kerjanya. oiya,nanti pulangnya aku jemput ya"
"oke deh aku tunggu didepan kantor ya" 
gusti berlalu sembari aku melambaikan tangan....
***
pekerjaan dikantor yg biasanya berat , kenapa ya sekarang jadi menyenangkan. tadinya mata ku terasa berat melihat monitor komputer tapi kenapa ya sekarang terasa bahagia. tak terasa waktu begitu cepat. ternyata jam dikantor sudah menunjukan pukul  5 sore, dari atas jendela gedung kantor aku melihat gusti yg sudah menjemputku.
"lama ya?"
"ga, yaudah yu"
"iya"
"kita beli makan dulu ya tapi dibawa pulang ke kost kamu aku lagi males makan diluar"
"yaudah terserah kamu aja"
"mau makan apa?"
"apa aja deh aku ikut aja"
"kalo pecel lele gimana?
"yaudah"
***
 sampai kost
"gusti, di kost aku cuma ada piring 1 sama sendok 1 hehe"
"yaudah makan pakai tangan aja,besok kita keswalayan ya beli kebutuhan kamu"
"aduh gausah gusti"
"udah ga apa-apa,"
detik demi detik kita lewatin bareng.
"kia udah jam 10 nih, aku pamit ya"
"iya makasih ya gusti"
"iyaudah besok aku jemput ya pulang dari kantor kita keswalayan" 
***
rabu pagi aku berangkat kekantor sendiri dan pulangnya dijemput gusti kita langsung keswalayan dan membeli banyak barang untuk kost ku,sampai ada yg nanya dan mengira kita baru nikah ,haha. sesampainya dikostku aku dan gusti menata barang-barang yg kami beli tadi, aku merasa sangat nyaman saat bersama gusti,karena kemaleman gusti akhirnya bermalam dikost ku . aku tidur dipelukan gusti, untuk pertama kalinya aku tidur dipelukan pria selain ayahku.
***
kamis pagi,entahlah hari ini aku males banget kerja aku malah ngajak gusti kedufan.
hari itu aku senang banget,aku ngerasa gusti adalah orang yg aku cari untuk menjadi pendampingku walau memang tak ada kata sayang yg keluar dari mulut gusti cuma ga tau kenapa aku ngerasa gusti pun punya perasaan yg sama sepertiku.mungkin terlalu cepat tapi perasaan kan ga ada yg tau.
aku sampe kost jam 11 malem dianter gusti
"kia met bobo ya gusti pulang dulu"
gusti mengecup keningku yg membuat aku terdiam.
"gusti ati-ati ya"
***
jum'at pagi..!
pagi ini ga ada kabar dari gusti ga ada sms ,telpon ataupun suara mobilnya yg biasa menjemputku,aku mulai khawatir ketika sampai jam 5 sore pun tetap ga ada kabar dari gusti.
sehari 2 hari 3 hari aku tetap menunggu kabar dari gusti, sampai pada hari ke 4 aku berinisiatif untuk mencari informasi tentangnya ke teman-teman kerjanya, namun hanya jawaban semu yg aku dapatkan. tak satupun dari teman gusti yg tau keberadaan gusti dimana. aku mulai mencari jalan bagaimana supaya aku tau gusti kenapa dan dimana.
aku mencoba mencari info dari social medianya, aku membuka facebooknya, dan betapa hancurnya perasaanku saat aku membaca wall dari teman-temannya dan dari situ aku tau gusti telah meninggal,namun sampai saat itu aku belum tau kenapa gusti meninggal. aku mencoba mencari informasi dari teman-teman gusti. sampai ada satu temannya yg memberi tahuku dimana alamat gusti dan akupun diminta untuk datang langsung kerumahnya.
dari orang rumah dan pembantunya aku tau bahwa gusti mengidap kanker darah yg dia ga pernah ceritakan padaku, aku dikasih alamat dimana gusti dimakamkan. ga terasa air mataku jatuh aku ga kuat mengetahui semua kenyataan ini tapi aku harus tegar aku haru menerima semuanya.
***
pada hari berikutnya aku memutuskan untuk datang kemakam gusti ,sesampainya dimakam aku ga berhenti nangis
"gusti makasih ya kamu sudah jadi kekasih 96 jam buatku, itu waktu yg amat sangat singkat namun begitu berarti dan berharga karna aku bisa mengenalmu. aku sayang kamu walaupun kita tak ditakdirkan berjodoh,mungkin disurga nanti kita akan bertemu lagi, sampai jumpa gusti semoga kita selalu menjadi kisah klasik untuk masa depan. makasih buat semuanya gusti" seraya aku mencium nisan di pusaranya.
***
sandy sandoro-tak pernah padam


-kalo ada kesamaan tokoh tempat dan kejadiaan,ya maap!!-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar